Archive for the ‘Nyethe’ Category

Welcome to my NEW WORLD

February 25, 2009

ACH…LAMA BANGET GA’ OL by BLOGG…..!!!!
blogger SURABAYA , gimana ya kabarnya?
coz dari situlah aku kenal ama yang namanya blog/blogger..

“welcome to my new world”
sesuai head linenya dunk..aku sekarang bener2 nyiapin masuk kesitu.
pertama, secara aku mau KUL lagi..fiuh..malesnya klao sabtu dan minggu harus di kampus, berat banget ninggalin tidur ampe’ siang di SABTU PAGI.
ngotak-atik motor..dan tentunya liat kartun dunk..
kedua, aku mulai dengan my LUMIX FZ30, amatir photographer.
mm..gimana jadinya yach ntar..?

BaGpacker

August 12, 2008

sebagai backpaker pemula, banyak hal yang harus kusiapkan.

mental, pengetahuan dan waktu tentunya.

karena sekarang dah jadi kuli JePanG, so..jadi bagpackernya cuman hari sabtu & minggu.

planning awal pulau jawa yang menyimpan keindahan atau budaya harus kujelajahi untuk tahun pertama.

“ayo ngiseng-ayo ngiseng, nang kebon-nang kebon, tutupi godong pring-tutupi godong pring, ndang garing-ndang garing”

itu lagu yang kunyanyikan ketika menyusuri kota Kembang.

next loading…

“Orang Kaya”

June 30, 2008

“Orang Kaya”
siapa bilang indonesia negara miskin?!
dari negara-negara di dunia, indonesia menempati urutan kelima (5) dari segi lonjakan orang-orang super kaya nya.
indonesia hanya kalah dari India, China, Brazil dan Korsel.
nah kalo gini kenapa masih banyak orang demo yach..? kalo minta sumbangan orang-orang super kaya ini, mungkin lebih mudah dan ga’ perlu prosedur yang mblibet dan ga’ perlu kuatir ada korupsi kan.
tapi kalo menurut cak michael T Tjoajadi, Direktur PT. Schroder  Invesment Management Indonesia, itu disebabkan indeks saham gabungan (IHSG) yang melonjak sampai 52%. itulah yang menyebabkan orang kaya di indonesia menjadi SUBUR.

adventurer

June 17, 2008

jejak petualang menyusuri ganasnya jalan IBU KOTA!!

“KOPI LUWAK”

April 19, 2008

Kopi Luwak adalah jenis kopi dari biji kopi yang telah dimakan dan melewati saluran pencernaan binatang bernama luwak. Kemasyhuran kopi ini telah terkenal sampai luar negeri. Bahkan di Amerika Serikat, terdapat kafe atau kedai yang menjual kopi luwak (Civet Coffee) dengan harga yang cukup mahal. Kopi yang dikais dari kotoran luwak ini bisa mencapai harga AS$100 per 450 gram. Hanya saja kebenaran kopi yang dijual adalah benar-benar kopi luwak masih dipertentangkan.
Kemasyhuran kopi ini diyakini karena mitos pada masa lalu, ketika perkebunan kopi dibuka besar-besaran pada masa pemerintahan
Hindia Belanda sampai dekade 1950-an, di mana saat itu masih banyak terdapat binatang luwak sejenis musang.

Binatang luwak senang sekali mencari buah buahan yang cukup baik termasuk buah kopi sebagai makanannya. Biji kopi dari buah kopi yang terbaik yang sangat digemari luwak, setelah dimakan dibuang beserta kotorannya, yang sebelumnya difermentasikan dalam perut luwak. Biji kopi seperti ini, pada masa lalu sering diburu para petani kopi, karena diyakini berasal dari biji kopi terbaik dan difermentasikan secara alami. Dan menurut keyakinan, rasa kopi luwak ini memang benar benar berbeda dan spesial dikalangan para penggemar dan penikmat kopi.

Namun binatang Luwak saat ini sekarang sukar untuk ditemukan. Dagingnya yang dipercaya dapat mengobati penyakit Asma membuat hewan ini terus diburu. Disayangkan kenikmatan kopi yang berasal dari memungut biji-biji kopi dari kotoran Luwak hanya tinggal mitos.

“Kopi Luwak” sekarang telah menjadi merek dagang dari sebuah perusahaan kopi. Umumnya, kopi dengan merek ini dapat ditemui di pertokoan atau kafe atau kedai seperti di Mall Atrium di daerah Senen , atau Mall Ciputra, Grogol, Jakarta yang terdapat Cafe “Kopi Luwak”. Namun belum tentu racikan kopi yang dijual disana benar-benar berasal dari Luwak atau tepatnya “kotoran” Luwak.