kosong

October 31, 2008

loading…..

MALATI

February 24, 2016

sakti gajahmada

# untuk http://www.asalsuka.wordpress.com

pernah tau terjemahan dengan bahasa lain untuk kata “malati”?
bukan arti atau pengertiannya lho ya, tapi “malati” itu disebut apa dengan bahasa
daerah lain?

kadang meringis sendiri jika denger kata “malati” diucapkan, begitu hebatnya orang
yang malati itu, begitu saktinya orang malati itu, adakah perguruan atau padepokan yang
bisa menjadikan orang itu malati?

apa sey “malati” itu?
hehe oke2, begini penjabarannya tentang kata “malati”
orang malati itu …
setiap kata-katanya akan menjadi keyataan
siapapun yang menentang omongan/perintahnya akan celaka
siapapun yang menyalahi, membohongi dll akan celaka
jadi gak ada yang bisa menentang, menyalahi kecuali ingin celaka

gimana, sudah paham?
apa pentingnya “orang malati” untuk NEGERI INI?
wah bukan hanya penting tapi orang inilah yang bisa menjadi pemimpin di negeri serba salah
ini, bukan satrio piningit atau ratu adil atau apalah itu namanya..
di negeri tercinta ini gak ada yang benar,
siapapun pemimpinya, dari manapun pemimpinya,pakai cara apapun pemimpinya, apapun niatnya
PASTI SALAH/diANGGAP SALAH atau di SALAHKAN.
namanya juga NEGERI SERBA SALAH, lebih enak serba Rp.5000,- bro..

coba kalau pemimpinnya “malati”..gak akan salah lagi udah, siapa yg berani menentang
langsung melarat, siapa yang berani menyalahkan langsung hami 10 bulan🙂

jadi solusi untuk NEGERI SERBA SALAH ini, bukan metode yang tepat, bukan pemimpin yang jujur,
bukan pemimpin yang cerdas..
tapi “PEMIMPIN YANG MALATI”

noted : jenenge tulisan “asalsuka”,jadi yo sak karepmu asal podo seneng podo bahagiane

Datang saat kafir dan Meninggalkan dalam keadaan kafir

February 16, 2016

Tulisan ini hanya refleks dari apa yang telah di dengar, dilihat penulis dan sedikit  belajar dari orang2 yang berilmu serta sedikit pemahaman, kesimpulan penulis setelah melihat realita yang terjadi di masyarakat.

kehidupan manusia ini sebenarnya hanyalah pengulangan, meski bukan arti yang sebenarnya dari “pengulangan” tapi manusia sendirilah yang mengulang pola dan kejadian dari masa kemasa. kenapa bisa begitu?, karena sedikit manusia yang mau mempelajari sejarah baik dari Alqur’an maupun di luar Alqur’an. alhasil kejadian dan cerita terus berulang begitu berganti generasi

sejak jaman nabi, manusia sifat dasarnya pembangkang/pembantah meskipun yang menyampaikan kebenaran tersebut adalah nabi. mereka selalu mempertanyakan kebenaran berita tersebut dan selalu mencari celah untuk menolak itu dengan berdalih keyakinan dll. baru setelah mereka mengalami, melihat sendiri kebenaran tersebut mereka baru percaya dan tak jarang di dahului dengan adzab terlebih dahulu untuk meyakinkan.

bagaimana dengan jaman sekarang?

sama, hanya kondisi jamanya aja yang berbeda tapi penyanggahan, bantahan, ketidakpercayaan, semua sama dengan argumen yang sama. sekali lagi, hanya medianya saja yang berbeda.

kenapa masih tidak percaya, kenapa masih ragu, kenapa masih mempertanyakan kebenaran Alqur’an sebagai pentunjuk seluruh umat manusia?, jawabannya adalah karena mereka tidak melihat sendiri, tidak mengalami sendiri dan malas untuk mencari kebenaran itu sendiri. malas memakai akal sehatnya, malas untuk menuntut ilmu. begitulah sifat dasar manusia

Alqur’an yang tidak ada keraguan di dalamnya sebagai petunjuk Allah untuk umat manusia, datang disaat kebanyakan kaum masih kafir dan begitu juga akan pergi meninggalkan umat manusia kebanyakan dalam keadaan kafir juga.

sharing FB from BLOG

February 3, 2016

test sharing..

September 10, 2015

test..

Life Simple, Life Fun, Way of Life

February 23, 2015

Hidup.

Mudah tapi tak semudah kata mereka yang belum bisa hidup sebenarnya

apa makna hidup buat kalian?

bagaimana cara hidup yang kalian inginkan?

bagaimana kalian nanti mati dengan menyandang gelar “mantan orang yang benar2 hidup”?

simple kan?, tapi sayangnya tidak semua orang bisa menjalani hidup yang sebenarnya, hidup seperti yang mereka inginkan

tuntutan hidup, beban hidup, tanggung jawab dan berbagai macam alasan lainnya yang menghalangi seseorang untuk bisa hidup yang sebenarnya

ironis memang, ketika kita hidup seakan-akan tidak akan pernah mati tapi pada akhirnya kita mati tanpa pernah merasakan gimana rasanya benar-benar hidup.

gimana kalau buat simple dan fun hidup ini supaya kita tau hidup sebenarnya itu seperti apa🙂

  • lepaskan semua beban (simple tapi berat untuk di lakukan)
  • lakukan yang kalian suka dan ingin lakukan (tanpa merugikan diri sendiri dan orang lain)
  • jangan pikirkan yg orang lain lakukan (gak usah mikir urusan orang lain)
  • nikmati semua moment (selagi bisa nikmati aja..)
  • selalu bersyukur dan dekat sama sang Pencipta (yakin it’s work..meski susah dijelaskan dgn logika)

mari kita coba dari step awal.. “Lepaskan Semua Beban…”

jika step awal bisa, yang lain akan mudah dan akan datang dengan sendirinya apa yang namanya kebahagiaan.

-Way of Life-

cara meningkatkan performance warehouse

August 16, 2014

Banyak teori yang menerangkan bagaimana membuat systems atau flow process di warehouse berjalan ideal, tapi kebanyakan hanya teori dan sedikit dari actual condition. kali ini saya akan bahas bagaimana cara meningkatkan performance warehouse dari segi administrasi-systems-flow processing-man power-filing-SHE.

Layak sebagai Lelaki

February 23, 2014

Image Waktu dan cerita hidup ini punya caranya sendiri untuk mendidik kita dan menjadikan kita lebih dari yang kita harapkan. terkadang cara itu menyenangkan dan tak jarang juga cara itu begitu pahit yg saking pahitnya hanya bisa dihapus dengan kematian.

Kesalahan pun bisa menjadi pelajaran yang sangat berharga, niat menjalani hidup dengan baik terkadang tidak cukup untuk melewati lamanya waktu tapi juga diperlukan keyakinan yang kuat serta keuletan dan kesabaran.

Pengalaman mengajarkan kita untuk tau mana yang datang sebagai teman, sahabat dan musuh. Tertawa dan tetesan air mata menjadikan kita layak disebut sebagai seorang LELAKI

ELEK soro

May 28, 2013

Image

lirik lagu koplo,
“sak ayu-ayune uwong ijek onok cacate,
sak elek-elek’e uwong ijek onok manise,
mangkane golek bojo ojo mung mandang rupo..
ELEK’o sing penting gelem dijak urep SORO..”
mungkin yang dimaksud adalah kalau mencari pasangan hidup jangan paras sebagai harga mutlak tapi tabiat,agama dan latar belakang keluarganya alias *bibit,bebet lan bobot.
karena kalau tabitnya baik, hatinya baik,agamanya baik pasti akan lebih menghargai suami suami dalam keadaan apapun..meski soro=susah tetap setia pada suami apalagi kalau bahagia bergelimang harta. tapi bukan berarti gak mempertimbangkan paras kan? bolehlah tapi nomor dua setelah inner-beauty nya terlebih dahulu yang dilihat.
nah kebalikannya, kalau paras jadi tolok ukur mutlak mencari pasangan belum tentu akan tetap setia, menjaga hatinya disaat lagi SORO/susah..bisa jadi setia hanya disaat bahagia atau suami lagi punya harta berlimpah, kalau hartanya habis?
yah..tapi mau bagaimanapun tetap menang wong BEJO lah.. “sudah cantik, berhati mulia,setia dan beragama pula..”🙂